YESUS, ALLAH YANG HARUS DIPUJI SAMPAI SELAMA-LAMANYA
(Roma 9:1-5)
Pada
Roma 9:1-5, Rasul Paulus menuliskan hak-hak istimewa Israel. Adapun alasan
Rasul Paulus menuliskan hak-hak istimewa yang dimiliki oleh Israel dikarenakan
Israel menolak Yesus Kristus. Padahal pada ayat 1-3, Rasul Paulus menuliskan
bahwa ia sangat mengasihi bangsanya Israel. Bukti dari cintanya itu ia
tunjukkan dalam ayat 2 di mana ia sangat berdukacita dan selalu bersedih hati. Bahkan,
ia mau terkutuk dari Kristus demi keselamatan saudara-saudaranya. Demi
keselamatan bangsanya tersebut, Rasul Paulus mencoba meyakinkan Israel bahwa
apa yang ia nyatakan selama ini adalah kebenaran di mana keselamatan ada pada
Yesus. Ia mengatakan bahwa ia tidak berdusta dan kebenaran yang ia nyatakan
disaksikan oleh Roh Kudus.
Hak
istimewa Israel telah dimiliki oleh mereka sejak zaman Perjanjian Lama. Pada
Kitab Torah hak istimewa Israel adalah diangkat menjadi anak dan pada kitab
Nevi’im, hak istimewa Israel adalah Israel menyebut TUHAN sebagai ayah. Adapun
hak istimewa Israel yang diangkat Rasul Paulus pada Roma 9 yaitu: “Mereka telah diangkat menjadi
anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum
Taurat, dan ibadah, dan janji-janji, mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang
menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala
sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! (Rom 9:5).”
Rasul Paulus menuliskan semua hak tersebut dengan mengklimakskannya kepada diri
Kristus, yang telah mereka turunkan menjadi daging.
Siapakah
Kristus sehingga Rasul Paulus mengklimakskan hak istimewa mereka terhadap
Yesus? Berdasarkan hasil eksegesis dan pendapat para ahli, Yesus Kristus yang
diturunkan Israel menjadi manusia adalah Allah, yang ada di atas segala sesuatu dan
yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Dialah penerima doksologi pada Roma
9:5b.
Hak
Istimewa tersebut tidak hanya dimiliki oleh Israel, tetapi juga oleh orang
percaya, yaitu diangkat menjadi anak, beribadah dalam Roh dan kebenaran,
menerima janji & perjanjian dan kemuliaan, di dalam Yesus, Allah yang harus
dipuji sampai selama-lamanya.
Tahap awal saya kasih sedikit...
BalasHapusBagus karya tulis nya, semangat
BalasHapusTerimakasih.
Hapus